Press "Enter" to skip to content

Kawhi Leonard Incar Main Lebih Banyak Musim Depan

Kawhi Leonard sudah lama dikenal sebagai pemain berbakat yang kerap diganggu masalah cedera. Namun di balik riwayat panjang yang penuh kendala itu, tekad Leonard untuk tetap berada di lapangan tidak pernah padam. Ia menolak merasa puas hanya duduk di pinggir, karena menurutnya tidak ada pemain NBA yang benar-benar nyaman melewatkan 48 menit permainan bola basket.

Keinginan kuat ini bahkan ditegaskan langsung oleh pelatih LA Clippers, Tyronn Lue. Dalam wawancara bersama Shannon Sharpe di Club Shay Shay, Lue mengungkapkan bahwa Kawhi Leonard selalu menunjukkan semangat besar untuk kembali bermain. “Saya kasihan padanya. Karena kita semua tahu kerja kerasnya setiap hari. Dia tidak ingin absen. Sering kali, keputusan untuk menahannya justru datang dari staf medis, Lawrence Frank, atau bahkan saya sendiri. Kami harus melindunginya dari dirinya sendiri,” ungkap Lue.

Riwayat Cedera Panjang

Riwayat cedera Kawhi Leonard bermula pada musim terakhirnya bersama San Antonio Spurs. Pada musim 2017–2018, ia mengalami cedera paha yang cukup serius, dan sejak itu masalah pada bagian bawah tubuhnya terus menghantui kariernya. Tujuh tahun kemudian, masalah lutut menjadi kendala utama yang terus berulang.

Pada musim 2024–2025, Kawhi Leonard bahkan harus melewatkan 34 pertandingan awal karena peradangan dan pembengkakan di lutut. Total ia hanya tampil di 37 laga, mencatatkan rata-rata 21,5 poin per game dengan akurasi tripoin impresif sebesar 41,1 persen. Namun, catatan lain yang cukup disorot adalah Leonard hanya sekali bermain dalam jadwal back-to-back games musim lalu, sesuai anjuran medis agar kondisinya tetap terjaga.

Kawhi Leonard Incar Main Lebih Banyak Musim Depan

Konsistensi dan Mentalitas

Meski berulang kali harus menghadapi cedera, komitmen Leonard tidak pernah goyah. Ia sendiri mengaku bahwa kecintaannya pada basket menjadi alasan utama untuk terus berjuang kembali ke lapangan. “Saya mencintai olahraga ini dan masih bersemangat. Saya senang berkompetisi, dan itu yang memotivasi saya untuk kembali,” ujar Kawhi Leonard.

Di Playoff musim lalu, ia mampu tampil penuh dalam tujuh pertandingan bersama Clippers. Performa yang ditunjukkan juga solid: 25 poin per game dengan akurasi tembakan 53,7 persen. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya dedikasi Kawhi Leonard dalam menjaga tubuhnya agar tetap siap untuk momen-momen penting.

Harapan di Musim Depan

Kini, Kawhi Leonard tampak lebih sehat, baik secara fisik maupun mental. Saat ini ia tengah melakukan tur di Tiongkok, dan kabarnya berada dalam kondisi bugar. Situasi ini tentu menjadi angin segar bagi Clippers yang musim depan akan semakin tangguh setelah kedatangan Bradley Beal dan John Collins.

Jika Leonard mampu memulai musim dalam keadaan fit dan menjaga konsistensi bermain sepanjang musim, peluang Clippers untuk melangkah lebih jauh di babak playoff sangat terbuka. Kehadiran Leonard sebagai two-way player elit—dengan kemampuan menyerang yang tajam sekaligus pertahanan yang solid—akan menjadi kunci bagi tim.

Kesimpulan

Perjalanan Kawhi Leonard adalah kisah tentang tekad seorang atlet yang tidak ingin menyerah pada keterbatasan tubuhnya. Meski riwayat cederanya panjang, semangat untuk tampil lebih banyak musim depan tetap membara. Fans Clippers tentu berharap musim baru akan menjadi babak kebangkitan Leonard, sekaligus kesempatan bagi tim untuk mengukir prestasi yang lebih tinggi di NBA.

Refrence : Mainbasket

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *