Press "Enter" to skip to content

Kyrie Irving Alasan LeBron James Tinggalkan Cavaliers

Cleveland Cavaliers pernah berada di puncak kejayaannya ketika diperkuat oleh LeBron James. Namun, momen indah itu berakhir pada tahun 2018. Banyak yang menilai bahwa keputusan Kyrie Irving untuk meninggalkan Cavaliers menjadi salah satu faktor terbesar di balik kepergian LeBron. Mantan pelatih Cavaliers, Tyronn Lue, pun mengungkapkan kisah emosional di balik keputusan itu.


Awal Karier LeBron Bersama Cavaliers

LeBron direkrut sebagai pilihan nomor satu NBA Draft 2003. Bagi Cavaliers, kedatangannya seperti takdir, karena LeBron berasal dari Akron, Ohio—kota yang tidak jauh dari Cleveland. Pada masa awal, LeBron membawa harapan besar untuk satu-satunya tim NBA dari Ohio ini.

Meski tampil impresif, Cavaliers belum mampu menjuarai NBA. Bahkan ketika mereka mencapai Final NBA 2007, LeBron dan kawan-kawan kalah telak 4-0 dari San Antonio Spurs. Pada 2010, LeBron memutuskan pindah ke Miami Heat, membentuk tim super dan akhirnya meraih dua gelar NBA pada 2012 dan 2013.


Kembalinya LeBron ke Cavaliers

Setelah kepergian LeBron, Cavaliers terpuruk. Namun, mereka mendapatkan Kyrie Irving sebagai pilihan utama NBA Draft 2011. Irving, yang terpilih sebagai Rookie of the Year 2012, menjadi pusat perhatian dan bintang baru tim. Kehadiran Irving menarik minat LeBron untuk kembali ke Cleveland pada 2014.

Kepulangan LeBron mengubah segalanya. Cavaliers langsung bangkit dan tampil di Final NBA selama empat musim beruntun, menghadapi rival kuat Golden State Warriors. Setelah gagal di musim pertama, Cavaliers akhirnya meraih gelar juara NBA 2016 dengan kemenangan dramatis di Final tujuh gim.

Kyrie Irving Alasan LeBron James Tinggalkan Cavaliers


Kepergian Irving yang Mengejutkan

Sayangnya, momen keemasan itu tidak berlangsung lama. Irving meminta pertukaran, dan Cavaliers mengirimnya ke Boston Celtics. Sebagai imbalannya, Cavaliers mendapatkan Isaiah Thomas, Jae Crowder, Ante Zizic, serta hak pilih draft. Namun, Thomas gagal lolos tes fisik sehingga kesepakatan itu tidak berjalan mulus.

Dalam wawancara dengan Shannon Sharpe, Tyronn Lue mengenang reaksi LeBron ketika mendengar kabar pertukaran Irving. Saat itu, LeBron sedang berada di acara amal. Begitu melihat berita di SportsCenter, LeBron langsung terdiam.

“Bron menjatuhkan spidolnya, bersandar di kursi selama 10 menit, dan tidak berkata apa-apa. Dia benar-benar kecewa. Saya bisa lihat wajahnya hancur,” ungkap Lue.

Menurutnya, jika Irving tetap bersama Cavaliers, LeBron mungkin juga bertahan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan mereka bisa menambah dua gelar juara NBA lagi.


LeBron Pindah ke Lakers

Setelah kehilangan Irving, semangat LeBron untuk bertahan di Cavaliers mulai pudar. Pada 2018, ia memutuskan bergabung dengan Los Angeles Lakers. Keputusan ini terbukti tepat karena pada 2020, LeBron berhasil membawa Lakers menjadi juara NBA, yang sekaligus menjadi gelar keempat dalam kariernya.

Kini, LeBron disebut-sebut berencana menutup kariernya bersama Lakers, tim yang sudah memberinya babak baru dalam sejarah panjangnya di NBA.


Alasan Irving Pergi

Di sisi lain, Kyrie Irving tidak menyesali keputusannya meninggalkan Cavaliers. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan karena konflik dengan LeBron, melainkan keinginannya untuk menjadi bintang utama dalam tim.

Irving ingin lepas dari bayang-bayang LeBron dan membuktikan bahwa dirinya mampu memimpin kesuksesan dengan caranya sendiri. Meski kontroversial, keputusannya itu menjadi titik balik penting dalam dinamika Cavaliers dan perjalanan karier LeBron.


Kesimpulan

Kepergian Kyrie Irving terbukti memberi dampak besar pada masa depan LeBron James dan Cavaliers. Tyronn Lue menegaskan bahwa keputusan Irving adalah momen emosional yang membuat LeBron merasa kecewa mendalam. Pada akhirnya, hal itu menjadi salah satu alasan LeBron memilih meninggalkan Cavaliers untuk memulai era baru bersama Lakers.

Refrence : Mainbasket

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *