Stephen Curry kembali menunjukkan perannya sebagai motor permainan Golden State Warriors. Sang bintang mencetak 27 poin dan 10 asis—terbanyaknya musim ini—untuk dobel-dobel keduanya pada musim 2025–2026, saat Warriors menghancurkan Sacramento Kings dengan skor telak 137–103, Jumat malam (9/1) waktu setempat.
Sebagian besar kontribusi poin Stephen Curry datang dari luar garis tripoin. Ia memasukkan enam dari 12 percobaan tembakan jarak jauh dan memimpin Warriors mendominasi Kings 57–21 dari tripoin. Secara keseluruhan, Golden State menembak dengan akurasi 42 persen dari luar garis dan 55 persen dari lapangan, menyamai total poin tertinggi mereka musim ini sekaligus mencatat margin kemenangan terbesar sepanjang musim berjalan.
Performa ofensif Warriors semakin meledak berkat kontribusi De’Anthony Melton, yang memicu laju 15–0 di akhir kuarter ketiga hingga awal kuarter keempat. Melton mencetak enam poin beruntun dalam fase krusial tersebut dan menutup laga dengan 19 poin dari bangku cadangan.
Pelatih Warriors Steve Kerr memuji peran Melton setelah mendapat lampu hijau untuk bermain lebih lama. “Begitu staf medis memberi tahu bahwa Melton bisa bermain 30 menit, maka akan ada malam-malam di mana dia bermain selama itu. Dia pemain yang luar biasa,” ujar Kerr.
Distribusi Bola Jadi Kunci Dominasi Warriors
Selain Stephen Curry dan Melton, Jimmy Butler turut menyumbang 15 poin, enam asis, dan enam rebound. Secara kolektif, Golden State mencatatkan 39 asis—jumlah tertinggi mereka musim ini—yang menegaskan betapa efektifnya pergerakan bola dalam sistem permainan mereka.
Kemenangan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Warriors dan memperpanjang tren positif mereka di kandang. Golden State kini telah memenangkan delapan dari 11 pertandingan terakhir serta mencatat tiga kemenangan kandang berturut-turut, membuka rangkaian delapan laga kandang penting di Chase Center. Menariknya, Warriors juga selalu mencetak setidaknya 120 poin dalam tujuh kemenangan terakhir mereka.
Kings Terpuruk, Rentetan Kekalahan Berlanjut
Di kubu Sacramento, DeMar DeRozan menjadi pencetak poin terbanyak tim dengan 24 angka. Zach LaVine menambahkan 15 poin, namun tampil kurang efektif dari jarak jauh dengan hanya satu tembakan tripoin masuk dari tujuh percobaan.
Kings juga kesulitan menjaga konsistensi tembakan luar, hanya memasukkan tujuh dari 27 percobaan tripoin. Hasil ini memperpanjang tren negatif mereka menjadi tujuh kekalahan beruntun dan delapan kekalahan dalam sembilan pertandingan terakhir.
Russell Westbrook menyumbang 13 poin, tujuh asis, dan empat rebound. Namun, dengan sisa waktu 8 menit 16 detik, Westbrook dikenai pelanggaran Flagrant 1 setelah tinjauan video menunjukkan kontak keras dengan Brandin Podziemski.
Fokus Jangka Panjang Sacramento Kings
Di tengah performa buruk tim, manajemen Kings tetap menegaskan komitmen pada rencana jangka panjang. Dalam wawancara terbaru, manajer umum Scott Perry menekankan bahwa membangun tim yang berkelanjutan lebih penting daripada solusi instan demi sekadar lolos playoff.
“Saya direkrut untuk membangun organisasi pemenang yang berkelanjutan,” tegas Perry. Ia menambahkan bahwa visi tersebut didukung penuh oleh kepemilikan dan seluruh jajaran tim, meski membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan pendekatan jangka pendek.
Saat ini, Kings juga tengah menghadapi rekor tandang yang buruk. Mereka telah kalah dalam enam laga tandang beruntun, dengan kemenangan terakhir di luar kandang terjadi lebih dari sebulan lalu, tepatnya pada 6 Desember di Miami.

