Site icon BLOG SPORT

Thunder Bertahan Kuat di Tengah Serangan Heat

Thunder Bertahan Kuat di Tengah Serangan Heat

Shai Gilgeous-Alexander tampil sebagai pembeda setelah bangkit dari awal yang lambat untuk mencetak 29 poin, membawa Oklahoma City Thunder menaklukkan Miami Heat dengan skor 124–112 pada Minggu malam (11/1) waktu setempat.

Miami membuka laga dengan tempo agresif, khususnya dari garis tiga poin. Akurasi Heat memaksa Thunder bekerja keras sepanjang babak pertama untuk tetap berada dalam jarak aman. Secara keseluruhan, Heat tampil sangat efisien dengan persentase tembakan 53,7 persen dari lapangan dan 53,1 persen dari tripoin—bahkan mencatatkan tujuh tembakan tiga angka lebih banyak dibanding OKC. Sebaliknya, Thunder kembali kesulitan dari luar garis, hanya memasukkan 29,4 persen tripoin dan kalah efisiensi tembakan secara total.

Meski demikian, Thunder menemukan cara lain untuk menang. Alih-alih mengandalkan akurasi tembakan, OKC unggul lewat pendekatan yang lebih “klasik”: dominasi rebound.


Rebound Jadi Kunci, Kesempatan Kedua Menentukan

Dalam sebuah momen yang relatif jarang terlihat musim ini, Thunder mengontrol papan. OKC mencatatkan 13 rebound ofensif berbanding lima milik Miami. Keunggulan itu berbuah 26 poin dari kesempatan kedua—kontras dengan Heat yang hanya meraih satu poin dari skema serupa.

Selisih tersebut memungkinkan Thunder melepaskan 10 percobaan tembakan lebih banyak daripada Heat. Dalam laga di mana lawan begitu efisien, volume tembakan ekstra itulah yang menjadi penyeimbang krusial dan akhirnya menentukan hasil.

Thunder Bertahan Kuat di Tengah Serangan Heat


Ledakan Kuarter Ketiga Mengubah Arah Laga

Shai Gilgeous-Alexander menjadi motor kebangkitan Thunder selepas jeda. Ia mencetak 16 poin di kuarter ketiga saja—fase ketika OKC mulai mengambil alih kendali permainan. Secara keseluruhan di babak kedua, Thunder unggul telak 70–53, menandai pertandingan kedua berturut-turut di mana OKC tampil dominan setelah halftime.

Kuarter ketiga menjadi titik balik. Thunder memenangkannya 39–26, menciptakan jarak 13 poin yang cukup untuk menjauh dan kemudian menjaga keunggulan hingga akhir. Momentum itu mengubah laga yang sempat ketat menjadi kemenangan yang terkendali.


Kontribusi Merata dari Skuad Thunder

Selain SGA, Chet Holmgren menyumbang 16 poin dan 10 rebound, sementara Jalen Williams menambahkan 18 poin, empat rebound, dan empat asis. Dari bangku cadangan, Ajay Mitchell tampil impresif dengan 16 poin, didukung Isaiah Joe dan Aaron Wiggins yang masing-masing mencetak 11 poin.

Malam itu memang bukan performa paling rapi atau paling efisien Thunder, tetapi kontribusi yang merata memastikan OKC tetap stabil di momen krusial.


Awal Panas Heat, Akhir Milik Thunder

Miami sempat memimpin hingga sembilan poin di kuarter pertama. Namun Thunder merespons dengan laju 14–2 di penghujung periode untuk merebut momentum. Heat sempat menutup kuarter dengan lima poin kilat dalam empat detik terakhir—dipicu steal Wiggins dan tripoin sudut tepat di detik akhir—namun lonjakan itu tak berlanjut setelah jeda.

Dengan rebound, volume tembakan, dan ledakan kuarter ketiga, Thunder akhirnya mengamankan kemenangan penting.


Tantangan Berikutnya Menanti

Thunder kini bersiap menghadapi ujian besar melawan San Antonio Spurs, tim yang telah mengalahkan OKC tiga kali musim ini. Dengan kepercayaan diri dari kemenangan ini, Thunder berharap membawa momentum positif ke laga berikutnya.

Exit mobile version