Press "Enter" to skip to content

Steve Kerr Nilai Thunder Tak Mampu Lampaui Rekor 73–9 Warriors

Oklahoma City Thunder terus menunjukkan performa impresif sepanjang musim NBA 2025–2026. Dominasi mereka bahkan sempat memunculkan spekulasi bahwa rekor kemenangan terbaik sepanjang sejarah liga berpotensi terancam. Namun pandangan berbeda datang dari Steve Kerr, pelatih Golden State Warriors, yang menilai pencapaian tersebut masih terlalu sulit untuk disamai.

Thunder Tampil Dominan di Awal Musim

Thunder membuka musim dengan sangat meyakinkan. Dipimpin oleh Shai Gilgeous-Alexander, tim asal Oklahoma City itu melaju tanpa kekalahan dalam delapan laga awal dan bahkan sempat mencatatkan rekor 24 kemenangan berbanding satu kekalahan. Catatan tersebut membuat mereka sejajar dengan start terbaik yang pernah dicatat Warriors.

Namun memasuki Januari, performa Thunder mulai sedikit terkikis. Mereka menelan tiga kekalahan dalam sebulan, termasuk kekalahan tipis 120–122 dari Miami Heat. Meski demikian, Thunder tetap kokoh di puncak Wilayah Barat dengan rekor 35–8, terbaik di liga sejauh ini.

Steve Kerr Ragukan Rekor Bisa Terpecahkan

Serangkaian kekalahan itu justru memperkuat keyakinan Kerr bahwa rekor 73–9 milik Warriors masih aman. Menurutnya, menjaga konsistensi sempurna sepanjang musim reguler adalah tantangan luar biasa di NBA modern.

Steve Kerr Nilai Thunder Tak Mampu Lampaui Rekor 73–9 Warriors

“Saya sempat berpikir rekor itu tidak mungkin disentuh. Sekitar sebulan lalu, saya mulai ragu dan merasa mungkin akan dipecahkan. Tapi sekarang saya kembali yakin—itu hampir mustahil,” ujar Kerr.

Rekor 73–9 Warriors Masih Jadi Standar Emas

Warriors mencatatkan rekor bersejarah 73 kemenangan dan sembilan kekalahan pada musim NBA 2015–2016. Meski tidak berujung gelar juara setelah kalah 4–3 dari Cleveland Cavaliers di Final NBA, catatan tersebut tetap menjadi tolok ukur tertinggi musim reguler.

Thunder sendiri datang ke musim ini dengan status juara NBA 2025, yang membuat ekspektasi publik melonjak. Bahkan, mereka sempat menyamai start 24–1 Warriors. Namun laju tersebut mulai tersendat setelah kalah tiga dari empat laga melawan San Antonio Spurs.

Kekalahan Jadi Pengingat Beratnya Musim Panjang

Pukulan terbesar Thunder terjadi pada 5 Januari saat mereka tumbang 97–124 dari Charlotte Hornets. Kekalahan itu menjadi pengingat bahwa dominasi di awal musim tidak menjamin konsistensi hingga akhir.

“Oklahoma terlihat seperti menuju rekor terbaik, tapi untuk mencapainya Anda harus selalu sehat, sedikit beruntung, dan benar-benar memaksakan diri. Banyak tim tidak memilih jalan itu karena fokus utama tetap playoff,” tambah Kerr.

Dengan masih tersisa 39 pertandingan musim reguler, Thunder hanya boleh kalah satu kali lagi jika ingin menyamai rekor 73–9. Situasi tersebut membuat prediksi Kerr terasa masuk akal: rekor legendaris Warriors kemungkinan besar masih akan bertahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *